Sudah ku lewati senjanya yang berganti malam,
terhitung semenjak kau berikan senyum yang ranum padaku.
Ketika berpapasan..
Dan seminggu kemudian..
Telah kutemukan makna dari penantian panjang
Kan ku sapa dirimu,
Seperti saat ku menyapa bintang pertama di kala senja menghilang,
Seperti yang selalu ku katakan pada “mereka”, indah adanya…
Kini senjanya telah usai, menanti fajar pada pelaminannya..
Tak ku dapati senyum senyum yang lain dari bibirmu..
Menanti dan terus menanti, hingga semesta berkonspirasi untuk mempertemukan kita, dan cinta kita..

Bleeder terakhir!