Oleh: fazadante | 18 Februari 2012

Secuil penantian di waktu malam

Sudah ku lewati senjanya yang berganti malam,
terhitung semenjak kau berikan senyum yang ranum padaku.

Ketika berpapasan..

Dan seminggu kemudian..
Telah kutemukan makna dari penantian panjang
Kan ku sapa dirimu,
Seperti saat ku menyapa bintang pertama di kala senja menghilang,
Seperti yang selalu ku katakan pada “mereka”, indah adanya…

Kini senjanya telah usai, menanti fajar pada pelaminannya..
Tak ku dapati senyum senyum yang lain dari bibirmu..
Menanti dan terus menanti, hingga semesta berkonspirasi untuk mempertemukan kita, dan cinta kita..


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.173 pengikut lainnya.