Keluarga manusia

Telah kutemukan keceriaan sang fana.
Yang setiap detik mendekapku seperti selimut hijau tua saat jasmaniku tak bersemangat.

Ada harapan timbul yang menarik tali kepedihan di kedua sisi wajah menghapus coretan coretan usang yang sama sama kita tulis dahulu dimuka kita.

Lalu segala kerinduan yang dibawa tawa penuh kehangatan menciptakan simpul seperti tali sepatu sekolahku dahulu.

Dan kita seolah digerakan angin terbang sambil berlenggak lenggok di tengah ruang cinta menari tarian surga yang diiringi tawa.

Hingga nanti sang semesta mengumpulkan kita pada taman yang dirindukan.

Bercengkrama bersama bunga yang menari saat senjanya yang abadi.

20:24, Mg 19-10-2014

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s